Saksikan kekayaan budaya Cirebon melalui seni tari, musik, batik dan tradisi.
Tari Topeng Cirebon adalah seni tari tradisional yang menggunakan
topeng sebagai properti utama. Setiap topeng memiliki karakter dan
makna filosofis yang mendalam, menceritakan kisah-kisah dari
Mahabharata dan Ramayana.
Tarian ini biasanya diiringi
oleh gamelan Cirebon yang memiliki ciri khas tersendiri, memadukan
unsur Jawa, Sunda, dan pengaruh Islam.
Wayang Kulit Cirebon memiliki keunikan tersendiri dengan gaya
penyajian yang memadukan tradisi Jawa dan pengaruh Islam. Dalang
Cirebon terkenal dengan kemampuan bercerita yang memikat dan pesan
moral yang kuat.
Pertunjukan wayang kulit sering diadakan pada acara-acara penting
seperti pernikahan, khitanan, dan perayaan keagamaan, menjadi media
hiburan sekaligus pendidikan bagi masyarakat.
Batik Trusmi adalah kebanggaan Cirebon yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia. Desa Trusmi menjadi pusat produksi batik dengan motif-motif khas yang sarat makna filosofis.
Batik Mega Mendung
Batik Naga Paksa Liman
Batik Wadasan
Selain Kuliner, Cirebon juga tidak kalah akan adanya tradisi adat dan Upacara Tradisional untuk menghormati para leluhur
Gulai daging sapi dengan kuah santan yang kaya rempah, dimasak dalam gentong tanah liat untuk cita rasa yang autentik.
Tahu goreng yang disajikan dengan kuah asam manis pedas, menjadi camilan favorit masyarakat Cirebon.
Kerupuk khas Cirebon yang terbuat dari udang segar, menjadi oleh-oleh wajib bagi wisatawan.
Selain Kuliner, Cirebon juga tidak kalah akan adanya tradisi adat dan Upacara Tradisional untuk menghormati para leluhur
Upacara adat yang dilakukan setiap tahun untuk memperingati hari jadi Cirebon, dengan prosesi membawa pusaka keraton keliling kota.
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirayakan dengan meriah, menampilkan berbagai seni Islam dan pembacaan shalawat.
Perayaan Idul Fitri dengan prosesi membawa gunungan dari keraton ke masjid, melibatkan seluruh masyarakat Cirebon.